<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>"My Life Logs"</title>
	<link>http://yunani.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 13:50:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Berkarir di Dunia Telekomunikasi</title>
		<link>http://yunani.blogsome.com/2009/01/17/berkarir-di-dunia-telekomunikasi/</link>
		<comments>http://yunani.blogsome.com/2009/01/17/berkarir-di-dunia-telekomunikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 13:50:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunani</dc:creator>
		
	<category>{my_cyber_journey};of_life</category>
		<guid>http://yunani.blogsome.com/2009/01/17/berkarir-di-dunia-telekomunikasi/</guid>
		<description><![CDATA[	Dunia Telekomunikasi?
Dunia telekomunikasi itu bukan hanya sekedar bekerja di operator dan vendor saja, ternyata kalau kita mau mendalaminya, masih banyak peluang usaha dan bidang yang bisa digeluti dengan baik dan hasilnyapun tidak kalah dengan orang yang bekerja di operator. Gak percaya? Coba kita simak bersama-sama yuuk…
Bagi kita yang punya motivasi tinggi untuk berkecimpung di dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dunia Telekomunikasi?<br />
Dunia telekomunikasi itu bukan hanya sekedar bekerja di operator dan vendor saja, ternyata kalau kita mau mendalaminya, masih banyak peluang usaha dan bidang yang bisa digeluti dengan baik dan hasilnyapun tidak kalah dengan orang yang bekerja di operator. Gak percaya? Coba kita simak bersama-sama yuuk…<br />
Bagi kita yang punya motivasi tinggi untuk berkecimpung di dunia telekomunikasi, dan telah menghabiskan waktu kuliah untuk mempelajari apa itu Erlang A, Erlang B ataupun logical channel GSM, hmm ternyata ada banyak bidang dan celah dalam dunia telekomunikasi yang bisa kita masuki, baik sekedar untuk memperdalam ilmu, mencari pengalaman, hingga mencari pundi-pundi uang untuk biaya kawin sama pujaan hati hehehehe.</p>
	<p>1. Operator<br />
Ini adalah perusahaan dambaan banyak insinyur muda, tempat kerja yang menjadi idaman banyak sarjana telekomunikasi baik dari kampus negeri terkenal hingga yang kurang dikenal (semoga pernyataan ini tidak salah CMIIW ). Di sini karyawan bertindak sebagai penyelenggara jaringan telekomunikasi untuk customer langsung.<br />
Engineer yang berkecimpung di sini bertugas untuk menjaga availability jaringan sehingga pelanggan bisa menggunakan jaringan untuk berkomunikasi voice maupun data dengan nyaman. Namun di samping tugas utama itu, ada banyak ilmu yang bisa diperoleh, tentunya karena bertindak sebagai pemilik perangkat telekomunikasi, engineer di sini memiliki kesempatan untuk mempelajari perangkat yang digunakan (NB: ini tidak berlaku untuk semua posisi, khusus untuk para engineer ). Ada kalanya, engineer harus bisa juga melakukantelekomunikasi saja  instalasi perangkat sendiri, jika situasi mendesak dan tidak memungkinkan untuk menggunakan jasa pihak ketiga (baca vendor), maka engineer harus bisa meng-install sendiri perangkat telekomunikasi itu. Tidak kalah menantang adalah pekerjaan troubleshooting. Pekerjaan ini adalah pekerjaan gampang-gampang susah, karena jika masalah yang dihadapi tidak ketemu juga solusinya, maka bukan tidak mungkin kita akan merasa frustasi untuk mencari titik permasalahannya.</p>
	<p>List Operator<br />
Di daerah, pekerjaan seorang engineer di sebuah operator telekomunikasi akan jauh berbeda dengan pekerjaan engineer sejenis di HQ (Head Quarter). Karena keterbatasan alat maupun sumber daya, di daerah terkadang engineer harus merangkap beberapa pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukannya. Mungkin bidang administrasipun harus bisa dia kerjakan karena tidak adanya tenaga administrasi. Hal ini tentunya berbeda dengan engineer di kantor pusat.</p>
	<p>2. Vendor<br />
Ini bukan tidak mungkin menjadi pilihan pertama juga bagi para fresh graduate, karena di perusahaan vendor telekomunikasi seperti NSN, Ericsson, Huawei, ZTE, dsb, ilmu dan pengalaman yang ditawarkan tidaklah sedikit. Sudah bukan rahasia lagi kalau di perusahaan-perusahaan ini, ilmu telekomunikasi yang bisa kita peroleh sangat banyak. Di perusahaan ini kita bisa belajar instalasi perangkat, optimasi jaringan, hingga troubleshooting perangkat yang sudah ter-install. Mungkin sekilas tidak jauh berbeda dengan pekerjaan di operator ya? Namun ingat, bahwa vendor hanya bisa belajar 1 produk saja. Misalnya kita bekerja untuk vendor Ericsson, maka kita bisa mempelajari perangkat Ericsson hingga hafal luar kepala hehehe.</p>
	<p>Loggo Vendor<br />
Untuk masalah gaji, hmmm, sudah jelas bekerja di vendor akan menawarkan gaji yang lebih besar dibandingkan bekerja di operator sekalipun, untuk posisi yang setara tentunya.</p>
	<p>3. Kontraktor<br />
Tidak bisa masuk menjadi karyawan dua pilihan emas di atas? Jangan kuatir, masih ada tempat untuk berkarya koq. Kontraktor adalah perusahaan yang mengerjakan proyek yang dimenangkan tendernya oleh sebuah vendor. Misalnya Ericsson memenangkan tender offer instalasi jaringan telekomunikasi untuk operator Telkomsel. Maka sebuah kontraktor A bisa menawarkan diri sesuai kemampuan dan kepiawaiannya untuk mengerjakan proyek bagi operator Telkomsel, tentu saja di bawah naungan vendor Ericsson.<br />
Beberapa bidang yang biasa dikerjakan misalnya untuk instalasi BTS, instalasi Micro Wave (radio transmisi), Drive Test untuk optimasi jaringan, instalasi menara BTS baru, dll. Skala kontraktor relative besar, biasanya meliputi proyek dengan nilai yang besar, sehingga tidak jarang sebuah kontraktor merekrut kembali beberapa sub-kontraktor untuk mengerjakan proyek yang tendernya mereka menangkan.</p>
	<p>4. Sub-Kontraktor<br />
Sebuah perusahaan sub-kontraktor adalah perusahaan di bawah kontraktor yang mengerjakan proyek untuk kontraktor-kontraktor. Oleh karena itu, skala pekerjaan yang dilakukan relative lebih kecil. Ilmu yang kita peroleh di sini mungkin tidak sebanyak di vendor telekomunikasi, namun kita bisa mempelajari hingga sangat detail, pekerjaan yang kita geluti. Hal ini dikarenakan lingkup pekerjaan yang kita geluti relative lebih sempit sehingga kita bersifat berulang setiap kali kita mengerjakannya.<br />
Contoh pekerjaan yang mungkin digeluti:<br />
# Drive Test, biasanya hanya sebatas DT dan collecting data. Untuk analisa dan reporting dilakukan kontraktor atau vendor langsung.<br />
# Instalasi Genset, biasanya hanya meliputi instalasi genset belum termasuk ATS dan perangkat otomatisasi lainnya.<br />
# Instalasi MW (radio transmisi), sebatas instalasi perangkat tidak termasuk commissioning perangkat radio. Commisioning dilakukan oleh kontraktor.<br />
# Instalasi BTS, sebatas instalasi rack. Instalasi modul dan commissioning dilakukan kontraktor.<br />
5. Supplier<br />
Menjadi supplier bersifat umum, tetapi perusahaan telekomunikasi sekalipun, membutuhkan supplier yang berkompeten dan cakap untuk memasok kebutuhan barang dan jasa guna menunjang kelangsungan hidup perusahaan. Barang yang biasanya di-supply untuk memenuhi kebutuhan operator telekomunikasi diantaranya:<br />
• Spare part modul BTS<br />
• Spare part modul radio<br />
• Solar (BBM)<br />
• Alat-alat kantor<br />
Masih banyak barang dan jasa yang bisa kita supply ke sebuah perusahaan telekomunikasi, baik itu vendor maupun operator, tentu saja sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan tersebut.</p>
	<p>6. Outsource<br />
Sebuah perusahaan telekomunikasi baik vendor maupun operator pasti memerlukan tenaga outsource untuk membantu mengerjakan pekerjaan yang sifatnya administrative hingga teknis. Misalnya saja seorang admin, tenaga ini sangat dibutuhkan untuk membantu operasional dan kelangsungan kerja perusahaan. Tenaga bantuan teknis juga dibutuhkan untuk membantu operasional engineer di sebuah operator telekomunikasi dalam pekerjaan troubleshooting jaringan, hingga maintenance dan instalasi perangkat telekomunikasi.<br />
Dari beberapa pilihan di atas, manakah yang paling cocok dan memungkinkan buat Anda untuk digeluti? Jangan takut, kalo kita ada di level 6, bukan berarti kita tidak bisa berpindah ke level lain koq. Cuman setiap pekerjaan pasti memiliki prasyarat dan ketentuan untuk bisa digeluti.</p>
	<p>Ada beberapa rekan termasuk saya, yang memutuskan untuk memulai karir dari sebuah perusahaan kontraktor, atau lebih tepatnya sub-kontraktor untuk menimba ilmu dan pengalaman sekaligus menunggu panggilan dari operator/vendor telekomunikasi. Sebagai catatan, semakin besar perusahaan yang akan kita masukin, maka proses dan tahapan seleksi yang harus kita tempuh pun akan semakin panjang dan berbelit, kecuali untuk seleksi yang dilakukan di kampus yang biasanya menyeleksi lulusan terbaik sehingga seleksinya relative lebih singkat dan simple.</p>
	<p>Strategi lainnya adalah dengan menjadi tenaga outsource di operator atau vendor untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk kemudian resign ketika ilmu sudah cukup matang dan siap menerima tantangan yang lebih berat. Untuk tipe ini, yang saya temui terutama dunia RF Engineer, di mana ada beberapa rekan dan senior saya memilih menjadi outsource di XL atau menjadi staff RF Engineer Ericsson selama 1-2 tahun untuk kemudian menjadi expatriate di Timur Tengah sana. Sungguh menantang sekaligus menjanjikan pengalaman yang saya yakin sangat menggiurkan untuk kita semua.<br />
Dunia Telekomunikasi, gak ada matinye….<br />
NB: Ini sekedar sharing dan tidak mutlak menjadi patokan karena hidup adalah pilihan. Kalau ada pembaca yang masih punya beberapa tips dan pengetahuan mari kita sharing di sini.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunani.blogsome.com/2009/01/17/berkarir-di-dunia-telekomunikasi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Forth Generation (4G)</title>
		<link>http://yunani.blogsome.com/2008/01/28/forth-generation-4g/</link>
		<comments>http://yunani.blogsome.com/2008/01/28/forth-generation-4g/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 07:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunani</dc:creator>
		
	<category>{my_cyber_journey};of_life</category>
		<guid>http://yunani.blogsome.com/2008/01/28/forth-generation-4g/</guid>
		<description><![CDATA[	Perkembangan teknologi nirkabel dapat dikatakan berkembang sangat cepat. Berikut ini rangkuman perkembangan teknologi nirkabel dari generasi ke generasi :
	    * Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
	  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Perkembangan teknologi nirkabel dapat dikatakan berkembang sangat cepat. Berikut ini rangkuman perkembangan teknologi nirkabel dari generasi ke generasi :</p>
	<p>    * Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).</p>
	<p>    * Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.<br />
    * Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.</p>
	<p>Antara generasi kedua dan generasi ke-3, sering disisipkan Generasi 2,5, yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) &#038; EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).</p>
	<p>Saat ini kita dapat menyaksikan bagaimana pengguna ponsel dengan bangga memamerkan penggunaan fitur canggih di ponsel 3G seperti fitur video calling yang memungkinkan penggunanya saling melihat muka dengan pihak yang dihubunginya. Begitu pun dengan vendor penyedia layanan 3G seperti, Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Mobile-8 (Fren) dan lain-lainya.</p>
	<p>Tapi kini, perkembangan teknologi selular begitu cepat, seperti kita ketahui teknologi telekomunikasi semula hanya menggunakan sistem analog, dan terus tumbuh sampai dengan generasi ke-3 yang kita kenal sekarang dengan 3G. Namun begitu teknologi 3G pun akan segera beralih ke 4G.</p>
	<p>4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.</p>
	<p>Salah satu ciri khas teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akan berbasis IP. Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet telepon menggunakan Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). SIP menjadi standar yang ‘open’ sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil ‘source code’, dan mengimplementasikannya secara langsung secara gratis. Contoh yang nyata dari implementasi sentral telepon 4G ini adalah VoIP Rakyat. Namun teknologi 4G kini belum bisa didefinisikan secara jelas. Sampai sekarang belum ada standarisasi untuk 4G yang telah disepakati oleh para pihak yang berkompeten di bidang tekonologi komunikasi tanpa kabel ini.</p>
	<p>Selain berbasis IP, teknologi 4G ini memiliki ciri khas bahwa ponsel ini masih akan berfungsi dengan baik bila penggunannya berkomunikasi dengan menggunakan piranti 4G di dalam kendaraan dengan kecepatan 150 Km/jam dengan kecepatan transfer mencapai 54 Mbps.</p>
	<p>Padahal di atas kertas kecepatan 4G sesungguhnya bisa mencapai 100 Mbps di lingkungan luar rumah (bergerak), sedangkan 1GBps pada kondisi tidak bergerak (statisioner). Tidak hanya itu, kapasitas data yang melalui jaringan 4G akan jauh lebih besar daripada 3G sehingga pengunduhan data yang mencapai puluhan, bahkan ratusan MB akan mudah dicapai dalam waktu singkat. Sebagai contoh, dengan ponsel 3G, kita baru dapat mengunduh klip video dan klip musik yang berdurasi tidak begitu panjang.</p>
	<p>Sedangkan dengan 4G yang akan berbasis jaringan IP sepenuhnya, kita tidak hanya dapat mengunduh satu film utuh ke dalam satu ponsel 4G ketika sedang bergerak, juga menyaksikan tayangan gambar televisi yang berkualitas tinggi (high definition TV content) dan menyaksikan lawan bicara kita yang terlihat jelas dan mulus geraknya, tidak tersendat-sendat seperti sekarang dengan 3G melalui video calling. Tidak hanya itu, kita juga dapat melakukan video chat dengan mudah. Juga fitur video conferencing yang bisa lebih dari 2 situs yang dilakukan secara simultan.</p>
	<p>Dengan kata lain, trafik multimedia akan dominan pada penggunaan teknologi 4G di masa mendatang. Tentu saja browsing internet tanpa kabel akan makin lebih cepat dan makin menyenangkan tanpa terganggu dengan waktu tunda (delay time) karena masalah kongesti pada lalu lintas data di jaringan di masa kini akan teratasi dengan teknologi 4G. Yang paling menyenangkan karena biaya untuk menikmati fitur-fitur 4G itu diprediksi akan lebih murah daripada sekarang karena biaya untuk mengaplikasikan teknologi 4G akan lebih murah daripada teknologi 3G ataupun HDSPA (3,5 G).</p>
	<p>Menurut pakar telematika Indonesia, Onno W. Purbo, “Untuk teknologi 4G, setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz &#038; 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled”.</p>
	<p>“Hebatnya lagi dengan teknologi SIP yang berada di belakang 4G, nomor telepon +62 21 123 5678 hanya lah subset, bagian kecil daripada pengenalan / identifikasi telepon. Sebagian besar identifikasi / penomoran telepon akan dilakukan menggunakan URL seperti sip:ono@indo.net.id. Dengan bertumpu pada URL, dunia menjadi lebih menarik karena kita tidak perlu lagi tergantung pada nomor telepon yang di kuasasi pemerintah cq. POSTEL untuk berkomunikasi internet telepon. Kalau kita cukup gila, sebetulnya dalam banyak hal kita dapat menyelenggarakan sendiri infrastruktur internet telephony tanpa perlu tergantung pada ijin / lisensi pemerintah tanpa melanggar hukum, dengan software yang dibuat sendiri tanpa mengeluarkan banyak devisa. Tak perlu lah kita mengeluarkan US$1000 / SST seperti yang di gembar gemborkan saat ini, jika saja kreatifitas anak bangsa tidak di matikan”.</p>
	<p>“Dalam 3G, servis suara yang dihasilkan pada dasarnya sama dengan servis suara di ISDN. Handset digital selular pada dasarnya sebuah handset ISDN. Sialnya, ISDN pada kenyataannya tidak berhasil dengan baik untuk mendeploy servis suara yang baru maupun integrasi data / suara. Kita cukup beruntung dengan adanya 3G ternyata membuka kesempatan untuk uji coba teknologi Internet seperti Session Initiation Protocol (SIP) maupun menggunaan IP v6 (saat ini semua ISP komersial di Indonesia menggunakan IP v4 yang lebih tua). Ujicoba untuk integrasi SIP &#038; IP v6 ke dalam 3G di lakukan dalam inisiatif 3GPP”, tutur Onno.</p>
	<p>Dengan mengandalkan jalur internet dan murahnya koneksi internet, tentu sangat menggembirakan dalam penggunaan teknologi 4G ini dalam berkomunikasi dibandingkan dengan teknologi komunikasi yang ada saat ini. Di masa yang akan datang, berkomunikasi akan dilakukan dengan menggunakan laptop, PC ataupun PDA yang mempunyai koneksi Wifi untuk menghubungkan ke internet, atau juga handset/ponsel tersendiri yang bisa terhubung ke internet. Ini akan menjadi suatu revolusi teknologi komunikasi yang besar dikarenakan akan terciptanya komunikasi yang murah bagi masyarakat.<br />
 Jadi, apakah Anda sudah siap…? Mari kita nantikan bersama kelahirannya….!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunani.blogsome.com/2008/01/28/forth-generation-4g/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Protected:</title>
		<link>http://yunani.blogsome.com/2007/11/05/26/</link>
		<comments>http://yunani.blogsome.com/2007/11/05/26/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 15:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunani</dc:creator>
		
	<category>{my_cyber_journey};of_life</category>
		<guid>http://yunani.blogsome.com/2007/11/05/26/</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<form action="http://yunani.blogsome.com/wp-pass.php" method="post">
	<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
	<p><label>Password: <input name="post_password" type="password" size="20" /></label> <input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p>
	</form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunani.blogsome.com/2007/11/05/26/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Protected: My Beloved Homokwaty</title>
		<link>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/my-beloved-homokwaty/</link>
		<comments>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/my-beloved-homokwaty/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 10:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunani</dc:creator>
		
	<category>{my_cyber_journey};of_life</category>
		<guid>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/my-beloved-homokwaty/</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<form action="http://yunani.blogsome.com/wp-pass.php" method="post">
	<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
	<p><label>Password: <input name="post_password" type="password" size="20" /></label> <input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p>
	</form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/my-beloved-homokwaty/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>TELCO in East Java</title>
		<link>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/telco-in-east-java/</link>
		<comments>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/telco-in-east-java/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 10:15:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunani</dc:creator>
		
	<category>{my_cyber_journey};of_life</category>
		<guid>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/telco-in-east-java/</guid>
		<description><![CDATA[	Surabaya, 12th Nov 2006
	 This is my 2nd assignment to East Surabaya. On this period, I work with Huawei to roll out NTS Project especially in building 3G Celullar Network. Arrive at Surabaya on 17th February 2006-present. 
	There are a lot of challenging things I faced in doing roll-out the implementation.  
	My 1st assignment [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Surabaya, 12th Nov 2006</p>
	<p> This is my 2nd assignment to East Surabaya. On this period, I work with Huawei to roll out NTS Project especially in building 3G Celullar Network. Arrive at Surabaya on 17th February 2006-present. </p>
	<p>There are a lot of challenging things I faced in doing roll-out the implementation.  </p>
	<p>My 1st assignment to East Java was with Soon Poh Telecommunication  The responsibility is to roll-out swap Indosat project start on may 2003 using NOKIA equipment. I spent about almost 1 year to finish all the work include ATP and invoicing.  </p>
	<p>Thanks to someone that already give support to me especially when I was down (she never know when I really down exactly). Nice having you sis &#8230;&#8230; Just remember 3 sentences that we should share with others &#8230;. love you, sorry, thanks for help &#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunani.blogsome.com/2007/10/09/telco-in-east-java/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
