“My Life Logs”

September 14, 2006

“Makna Hidup”

Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor. Telah lewat pukul 11 malam. Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang selarut ini.

Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah.

Rintik hujan mulai turun. Lengkap sudah. Badan yang lelah ditambah dengan "acara" kehujanan.

Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. Untunglah, penjual nasi goreng yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana.

Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang sendirian ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala.

Dia menyilahkan saya duduk. "Disini saja dik, daripada kehujanan…," begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh.

Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya berkata, "tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja."

Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk di racik.

Tampaklah pertunjukkan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar. Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu. Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang.

Keadaan yang semula canggung mulai hilang.

Basa-basi saya bertanya, "Wah hujannya tambah deras nih, orang-orang makin jarang yang keluar ya Pak?"

Bapak itu menoleh kearah saya, dan berkata, "Iya dik, jadi sepi nih dagangan saya.." katanya sambil menghisap rokok dalam-dalam.

"Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?" kata saya, "Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?"

Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja tak banyak yang membeli kalau hujan begini.

Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih. Namun, agaknya saya keliru…

"Gusti Allah, ora sare dik, (Allah itu tidak pernah istirahat), begitu katanya. "Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah tanahnya."

Bapak itu melanjutkan, "Anak saya yang disini pasti bisa ngojek payung kalau besok masih hujan…..".

Degh. Dduh, hati saya tergetar.

Bapak itu benar, "Gusti Allah ora sare". Allah Memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba-Nya.

Saya rupanya telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya, tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Maknanya terlampau dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan Tuhan.

Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal.

Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi, dan hal nyata yang bisa digenggam dan dirasakan.

Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar.

Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani.

Derasnya juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi.

Derai hujan mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil yang mogok.

Hmm…saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu.

Beribu pikiran tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak dibenak saya.

"Ya Allah, Engkau Memang Tak Pernah Beristirahat"

Untunglah,hujan telah reda, dan sayapun telah selesai makan.

Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat, "Gusti Allah Ora Sare….." "Gusti Allah Ora Sare….."

Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di depan saya.

Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan Cinta kepada saya lewat hal-hal yang sederhana.

Dan hal-hal itu, kerap membuat saya menjadi semakin banyak belajar.

Dulu, saya berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar, dengan sesuatu yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus ada hal besar yang saya lampaui.

Seperti tahun sebelumnya, saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan. Namun, rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya.

Dalam setiap doa saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar dan memaknai hikmah kehidupan. Dan kali ini Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan istimewa.

Aku berdoa agar diberikan kekuatan…

Namun, Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan…

Namun, Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

Aku berdoa agar diberikan kecerdasan…

Namun, Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-Nya.

Aku berdoa agar diberikan keberanian…

Namun, Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang…..

Namun, Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku dapat berbagi dengannya.

Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan…

Namun, Allah memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat memanfaatkannya.

luv u sis ......

September 7, 2006

Pertarungan Melawan Keberingasan “Brontok”

Alkisah di Galaxy Cyber (Medio March 2006), terdapat sebuah negeri antah berantah berinitial HW dgn populasi penduduk yang cukup padat. Walaupun negeri ini memiliki rakyat yg cukup banyak, tapi tidak ada satupun dari rakyat negeri tersebut yg bisa menaklukkan serangan2 yg dilakukan oleh "Brontok", yg konon merupakan pembelotan yg masih misterius itu. Kabar berita terakhir, sudah banyak rakyat negeri HW yg cidera melawan sang "Brontok" yg terpaksa harus diformat di rumah sakit khusus.

Alhasil, sang "Brontok" semakin merajalela menguasai negeri HW. Dalam kondisi yg kondusif tersebut, terkisahlah seorang rakyat jelata yg bernama Yun mencoba mencari dukungan dari negeri lainnya. Setelah lelah dalam perjalanan browsingnya mencari bantuan, tidak disangka si Yun ini bertemu dgn seorang wanita cantik jelita yg konon menurut bbrp milist yg dilewati dapat menolong melawan kemurkaan "Brontok".

Setelah melewati perjalanan yg cukup melelahkan, alkisah bertemulah Yun dgn R2n yg cantik jelita. Berbekal dari ilmu yg diperoleh dari pertapaannya di STIKOM, berangkatlah R2n dgn Yun utk menumpas "Brontok".

Selama dalam perjalanan utk menumpas "Brontok", terjalinlah kasih antara Yun dgn R2n (wuakssss, jangan salah sangka dulu yah). Kasih yg terjalin antara Yun dgn R2n tidak bisa dipungkiri merupakan suatu "Link" yg sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Jalinan kasih antara Yun dgn R2n adalah jalinan kasih seorang kakak kepada adiknya. Setelah berdetik-detik mengarungi perjalanan cyber, akhirnya Yun dan R2n bertemu dgn "Brontok". Dengan perjuangan yg gigih, R2n berhasil menumpas keganasan "Brontok" walau R2n sendiri sempat terluka. Akhirnya "Brontok" tewas setelah pertarungan sengit melawan R2n dan Yun. Akhir kata, Yun dan R2n sekarang dapat melanjutkan perjalanan hidupnya di cyber dengan tenang. Mereka tetap keep in touch walaupun "Brontok" telah tewas.

Bersambung …… (Pembalasan dari "Brontok2")

#Life is beautiful …

Human being is part of stage

Playing each character

Life that I played almost finished

Hope God can take away my part

As I felt that I cannot stand to take it anymore

I felt something wrong

The plot for me will end soon

Please apologise for hurting you

Whether in my wording and acting

Time is almost up …..

For everyone of my beloved

Especially for my son

I’m not a good father to you

Since I cannot be by your side most of the time

My dearest wife, cannot say more that …..

Thanks for being my partner in the stage

Passing plot by plot in the stage 

Please apologse if I cannot fulfill my acts anymore

I wish, I can trace back Start a new stage of life …..

I’ve been away too long for the stage

(Surabaya, 07th September 2006)

==Thanks to r2n to inspire this feature to me==

Generated Image

September 6, 2006

{Narcist}= at Water Park

{ciputra_water_park}

name pics name mulai inside_water_park pulang

name marina semampir ciputra_water_park

name r2n yun m36a d12n

name arus ombak teriak cup shower

number fun{01234)

date tanggal

string validation ok

begin

set display pics

set dtoc to tanggal ///12th September 2006

set ok="GO" {mulai}

if marina = "GO" then

   if semampir = "GO" then

     print r2n   to ciputra_water_park

     print yun   to ciputra_water_park

     print m36a to ciputra_water_park

     print d12n to ciputra_water_park

  go to {mulai}

end

{inside_water_park}

set validation=fun

if fun=1 then

   print r2n    to arus

   print yun   to arus

   print m36a to arus

   print d12n  to arus

          if fun=2 then

             print r2n   to ombak

             print yun   to ombak

             print m36a to ombak

             print d12n  to ombak

                    if fun=3 then

                       print r2n   to teriak

                       print yun   to teriak

                       print m36a to teriak

                       print d12n  to teriak

                              if fun=4 then

                                 print r2n   to cup

                                 print yun   to cup

                                 print m36a to cup

                                 print d12n  to cup

                            check fun=0

                            if fun=0 goto pulang

{pulang}

print r2n   to shower

print yun   to shower

print m36a to shower

print d12n  to shower

end;

r2n-yun

TRAWAS-Indonesia Independent Day

()Date=12-08-2006

{Trawas}="Indonesia_Independent_Day_Celebration"

{Group}="r2n_yun"

{set_1}="r2n arrived at Marina Apartment on 06.20am and I waited her at lobby"

{set_2}="departure from Marina Apartment on 07.00am"

{set_3}="arrive at Grand Trawas by 09.00am"

{set_4}="taking some pics"

{set_5}="game begin with DAYUNG_CENTONG"

{set_6}="continue by DINGIN2_EMPUK, KARET_MESRA, LUNCH, VOLCUN, FOOT_GAN and end with ENJUT2AN"

{set_7}="all activities taken pics by r2n"

{set_8}="r2n in narcist"

{set_9}="my lovely, cute, nice, and kind lady (r2n)"

{set_10}=IF {set_9} FALSE

                      LOOP {set_8}

{set_11}="winner announcement, and back to Surabaya"

END;






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M